Mengenal Margo Mulyo lebih dekat.
Sejarah perjalanan, arah pembangunan, dan karakter wilayah yang membentuk kehidupan masyarakat desa.
Berawal dari semangat membuka kehidupan baru.
Desa Margo Mulyo berkembang melalui program transmigrasi dari Pulau Jawa ke Provinsi Lampung. Kawasan yang dahulu berupa hutan dan lahan pertanian dibuka bertahap oleh para pendatang, lalu tumbuh menjadi permukiman melalui kerja bersama.
Masyarakat membangun rumah, lahan pertanian, fasilitas umum, dan kehidupan sosial dengan semangat gotong royong. Seiring berkembangnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, wilayah ini menjadi desa definitif bernama Margo Mulyo.
“Margo” berarti jalan, sementara “Mulyo” berarti mulia atau sejahtera—jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Hari ini, Margo Mulyo terus berkembang sebagai desa agraris dengan potensi pertanian, perkebunan, dan usaha mikro masyarakat.
Kekuatan yang tumbuh dari masyarakat.
Desa Agraris
Pertanian dan perkebunan menjadi penopang utama ekonomi keluarga.
Gotong Royong
Kerja bersama menjadi nilai penting dalam pembangunan dan kehidupan sosial.
Tata Kelola
Pemerintahan desa diarahkan untuk terbuka, melayani, dan bertanggung jawab.
Visi dan misi desa.
Visi
Terwujudnya Desa Margo Mulyo yang mandiri, sejahtera, agamis, dan berbudaya melalui pembangunan pertanian berkelanjutan serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Misi
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.
Mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, dan UMKM untuk kesejahteraan warga.
Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan responsif.
Membangun infrastruktur desa secara merata dan berkelanjutan.
Melestarikan budaya, kearifan lokal, dan semangat gotong royong.
Berada di jantung Kecamatan Tegineneng.
Desa Margo Mulyo merupakan bagian dari Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.